Arti Penting Nilai Tukar Petani

Arti Penting Nilai Tukar Petani

Secara teori, kesejahteraan petani akan meningkat apabila selisih antara hasil penjualannya dan biaya produksinya bertambah besar, atau nilai tambahnya meningkat. Jadi besar kecilnya nilai tambah petani ditentukan oleh besar kecilnya nilai tambah petani ditentukan oleh besar kecilnya nilai tukar petani (NTP). NTP ditunjukkan dalam bentuk rasio antara indeks harga yang diterima petani, yakni indeks harga jual outputnya, terhadap indeks harga yang dibayar petani, yakni indeks harga inputinput yang digunakan untuk bertani, misalnya pupuk, pestisida, tenaga kerja, irigasi, bibit, sewa traktor, dan lainnya. Berdasarkan rasio ini, maka dapat dikatakan semakin tinggi NTP semakin baik profit yang diterima petani, atau semakin baik posisi pendapatan petani.

 Faktor – factor  yang Mempengaruhi  Nilai  Tukar  Petani (BPS, 2006):

  1. Indeks harga yang diterima petani (It). It digunakan untuk mengetahui fluktuasi hargakomoditas pertanian yang dihasilkan petani ini terdiri dari:
  • Indeks sub sektor tanaman bahan makanan (TBM), yang terdiri dari indeks kelompok tanaman padi, indeks kelompok tanaman palawija, indeks kelompok tanaman sayur-sayuran, dan indeks kelompok tanaman buah-buahan.
  • Indeks sub sektor tanaman perkebunan rakyat (TPR) dengan komoditi a.l. cengkeh, jahe, jambu mete, jarak, kakao, karet, kapas, kapok, kayu manis, kelapa, kemiri, kina, kopi, lada, pala, panili, tebu, tembakau, the, serta tanaman perkebunan lainnya).
  1. Indeks harga yang dibayar petani (Ib), digunakan untuk melihat fluktuasi harga komoditas yang dikonsumsi oleh petani dan harga barang yang diperlukan untuk memproduksi hasil pertanian, terdiri dari Indeks kelompok konsumsi rumah tangga (KRT) yang meliputi:

1). Indeks sub kelompok makanan, yang meliputi: padi-padian dan penggantinya, yaitu:

  • daging, ikan dan unggas
  • susu, telur, dan minyak
  • sayur-sayuran
  • buah-buahan
  • kacang-kacangan
  • lain-lain bahan makanan dan minuman

2)      Indeks sub kelompok perumahan, yang meliputi:

  • biaya tempat tinggal
  • bahan bakar dan penerangan
  • alat-alat rumah tangga
  • lain-lain keperluan rumah tangga

3)      Indeks sub kelompok pakaian, yang meliputi:

  • pakaian jadi dan alas kaki
  • barang- barang pribadi
  •  bahan pakaian

3) Indeks sub kelompok barang dan jasa, yang meliputi:

  • perawatan kesehatan
  • perawatan pribadi
  • pendidikan
  •  tembakau dan rokok
  • lain-lain

Baca juga: