CIRI-CIRI FILSAFAT

CIRI-CIRI FILSAFAT

CIRI-CIRI FILSAFAT

CIRI-CIRI FILSAFAT

CIRI-CIRI FILSAFAT

  1. Radikal, berpikir sampai ke akar-akarnya;
  2. Universal, berpikir tentang hal-hal yang bersifat umum dan bukan parsial;
  3. Konseptual, hasil generalisasi dari pengalaman individual;
  4. Koheren dan konsisten, sesuai dengan kaidah-kaidah berpikir logis dan tidak mengandung kontradiksi;
  5. Sistematik, kebulatan dari sejumlah unsur yang saling berhubungan menurut tata pengaturan untuk mencapai sesuatu maksud;
  6. Komprehensif, mencakup secara menyeluruh, misalnya alam semesta secara keseluruhan;
  7. Bebas, hasil dari pemikiran yang bebas dari berbagai prasangka sosial, historis, kultural, maupun religious;
  8. Bertanggung jawab, terhadap hati nurani dan kepada orang lain.

Landasan berpikir filsafat adalah untuk mencari hakikat kebenaran sesuatu yang sesungguhnya, baik dalam logika (kebenaran berpikir), etika (berperilaku), maupun metafisika (hakikat keaslian). Filsafat memiliki beberapa ciri-ciri tertentu yaitu: radikal, universal, konseptual, koheren dan konsisten, Sistematik, komprehensif, dan bertanggung jawab.

Filsafat secara garis besar dapat dibagi kedalam dua kelompok, yakni filsafat sistematis dan sejaraf filsafat. Filsafat sistematis bertujuan dalam pembentukan landasan pemikiran. Didalamnya meliputi logika, metodelogi, epistimologi, filsafat ilmu, etika, estetika metafisika, teologi, filsafat manusia dan kelompok filsafat khusus. Adapun sejarah filsafat merupakan bagian yang berusaha meninjau pemikiran filsafat sepanjang masa. Bagian ini meliputi sejarah filsafat islam.

Manfaat filsafat adalah sebagai alat mencari kebenaran dari gejala fenomena yang ada, mempertahankan, menunjang dan melawan/berdiri netral terhadap pandangan filsafat lainnya. Memberikan pengertian tentang cara hidup, pandangan hidup dan pandangan dunia. Memberikan ajaran tentang moral dan etika yang berguna dalam kehidupan. Menjadi sumber inspirasi da pedoman untuk kehidupan. Menjadi sumber inspirasi dan pedoman untuk kehidupan dalam berbagai aspek kehidupan itu sendiri, seperti ekonomi, politik, hukum dll. Penerapan filsafat dalam 2 wilayah, yaitu humanisme dan akademik.

Sumber : https://downloadapk.co.id/