Jaring Trawll

Jaring Trawll

3.2.1.      Persiapan Operasi Penangkapan

Persiapan operasi alat tangkap trawl dapat dikelompokkan menjadi dua yaitu:

  1. Persiapan yang dilakukan ketika kapal masih berada di pelabuhan sebelum kapal berangkat ke laut.
  2. Persiapan operasi penangkapan kapal sudah berada di laut sesaat sebelum alat tangkap digunakan.(Nainggolan Chandra, 2007).

3.2.2.      Daerah Penangkapan (Fishing ground)

Trawl adalah alat tangkap yang aktif, dimana kapal yang menarik alat tangkap bergerak mengejar ikan sehingga masuk ke dalam jaring, oleh karena itu kecepatan kapal dalam menarik alat tangkap pada umumnya adalah lebih besar dari kecepatan renang rata-rata ikan yang tertangkap, disamping itu bentuk alat tangkap trawl dirancang secara khusus sehingga memiliki sayap yang menggiring target kearah mulut jaring atau mencegah ikan lari ke arah samping (sisi kiri dan kanan alat tangkap). Alat tangkap trawl dapat dioperasikan disekitar pantai atau pun diperairan yang jauh dari pantai.

Umumnya alat tangkap trawl dapat dioperasikan pada berbagai kedalaman yaitu:

  1. Disekitar permukaan menggunakan pukatpermukaan (Surface trawl)
  2. Dipertengahan perairan dengan pukat pertengahan (Mid water trawl)
  3. Disekitar dasar atau di dasar perairan menggunakan pukat dasar (Bottom trawl).
  4. Dasar perairan yang menjadi daerah penangkapan ikan pada alat tangkap trawl adalah: Bukan daerah berkarang.
  5. Khusus untuk terutama pukat dasar (Bottom trawl) relatif ditandai dengan pertukaran dasar perairan tidak bergelombang atau berbukit-bukit, tidak berkarang dan memiliki dasar pasir, lumpur atau campuran antara ke duanya.