Karakteristik Penjajahan Belanda Dan Jepang Serta Tujuannya

Karakteristik Penjajahan Belanda Dan Jepang Serta Tujuannya

 

Karakteristik Penjajahan Belanda Dan Jepang Serta Tujuannya – Belanda mencari sendiri jalan menuju Indonesia ketika di negerinya pecaha perang agama antara pemeluk katolik dengan pemeluk protestan yang berlangsung hampir delapan puluh tahun, dalam perang inilah belanda berjuang merebut kemerdekaannya dari spanyol. Ekspedisi pertama tahun 1956 dipimpin oleh cornelis de houtman berhasil mendarat di banten, keberhasilan ini disambut baik oleh masyarakat pedagang belanda sehingga pada waktu yang tidak begitu lama telah banyak para pedagang belanda sampai di Maluku. Karena tidak dikoordinasi oleh pemerintah, maka terjadi persaingan yang tidak sehat, untuk mengatasi persaingan ini dibentukklah kongsi dagang belanda pada tanggal 20 maret 1602 dab diberi nama Vereenigde Oost Indische Compagnie (VOC).

 

Karakteristik Penjajahan Belanda Dan Jepang Serta Tujuannya

 

Tujuan Penjajahan Belanda

Tujuan dibentuknya VOC ini adalah mencari keuntungan sebesar-besarnya dengan jalan melawan persaingan baik dari dalam maupun dari luar negeri (portugis, spanyol, dan inggris). VOC mendapat hak Oktroi dari parlemen belanda sehingga VOC memegang hak monopoli perdagangan antara tanjung harapan sampai dengan selat Magelhaen. Hak monopoli ini merupakan hak kedaulatan yang dimiliki oleh VOC. VOC harus memikul beban yang sangat berat, yaitu melawan siangannya, seperti inggris dan perancis yang semakin kuat, sedangkan di tubuh VOC sendiri semakin keropos akibat korupsi sehingga pada tanggal 31 desember 1799 dinyatakan bubar.

 

Karakteristik Penjajahan Jepang

 

Modernisasi jepang diawali dengan gerakan Restorasi Meiji atau usaha pemulihan kekuasaan kepada Tenmo Meiji. Jepang memperoleh kedudukan terkemuka dalam lapangan ilmu pengetahuan, ekonomi, politik dan kekuasaan. Untuk melaksanakan cita-cita ekspansinya maka angkatan perang harus diperkuat dan usaha ini mendapat dukungan sepenuhnya dari golongan militer, kaum pengusaha dan juga rakyat jepang. Sasaran ekspansi pertama adalah semenanjung korea gugusan kepulauan Riukiu dan Formosa dapat diperoleh setelah mengalahkan cina 1895.

 

Tujuan Penjajahan Jepang

 

Untuk dapat menghadapi bahaya ekspansi jepang yang juga disebut bahaya kuning maka negara-negara barat membentuk front ABCD dengan anggota amerika, inggris, cina, dan belanda. Dengan program yang dilancarkan oleh jepang untuk membentuk persemakmuran bersama Asia Timur Raya mendapat sambutan positif dari rakyat asia dan pasifik pada umumnya, khususnya Indonesia sehingga kedatangan jepang di Indonesia tidak mendapat perlawanan bahkan disambut dengan senang hati sebagai saudara tua yang akan membebaskan rakyat Indonesia dari penindasan dan penjajahan bangsa barat. Sebenarnya apa yang dimaksud kemakmuran bersama oleh jepang tidak lain adalah kemakmuran bagi jepang sendiri. dalam pada itu penderitaan rakyat yang dialami melalui tanam paksa, kerja paksa ataupun pajak tanah pada waktu kekuasaan kolonial belanda.

Sebagai akibat dari itu semua, timbullah perlawanan-perlawanan rakyat anti jepang seperti yang terjadi di jawa yang dipimpin K.H. Zainal dari pesantren sukamanah singaparna, tasikmalaya, perlawanan rakyat sekitar daerah indramayu, di sumatera muncul pemberontakan rakyat aceh yang dipimpin oleh tengku abdul jalil dan perlawanan yang paling mengguncangkan jepang adalah pemberontakan tentara peta yang dipimpin Syodanco Supriyadi di blitar jawa timur.

 

Sumber : https://www.gurupendidikan.co.id/