Kebutuhan dan Alat Pemenuhan Kebutuhan

Kebutuhan dan Alat Pemenuhan Kebutuhan

Kebutuhan dan Alat Pemenuhan Kebutuhan

Kebutuhan dan Alat Pemenuhan Kebutuhan

Kebutuhan dan Alat Pemenuhan Kebutuhan

Kebutuhan yang Tidak Terbatas

    Setiap individu memiliki kebutuhan yang hampir tak terbatas. Coba tulis pada secarik kertas daftar kebutuhan Anda. Pastilah dalam catatan itu tercatat lebih banyak barang dan jasa yang Anda butuhkan daripada yang Anda miliki sekarang. Anda mungkin ingin tinggal di beberapa tempat yang menarik. Contohnya, Bali. Hongkong, Hawaii, atau Paris. Karena tempat-tempat itu jauh, mungkin Anda tidak ingin bergantung pada penerbangan komersial. Anda berharap orang tua Anda memiliki sebuah jet pribadi yang menyenangkan atau Rolls-Royce, Mercedes, Ferrari, atau Porsche. Mungkin juga Anda tidak ingin menghabiskan seluruh waktu untuk membantu Ibu membersihkan rumah atau memasak. Anda berharap ada beberapa pembantu yang siap melayani Anda.
Contoh Teks Laporan Hasil Observasi Anda dapat dengan mudah melihat bahwa jika setiap orang diminta untuk membuat sebuah daftar kebutuhan. Kebutuhan itu akan sangat banyak. Bahkan hampir tak terbatas. Kebutuhan yang tidak terbatas pada dasarnya tidak masalah. Namun, akan menjadi masalah ketika kebutuhan yang tidak terbatas itu bertemu dengan sarana pemenuhan kebutuhan yang terbatas.
    Kebutuhan memang merupakan bagian tak terpisahkan dari kehidupan manusia. Sebagai bagian dari kehidupan manusia, kebutuhan dapat diartikan sebagai segala sesuatu yang diperlukan manusia untuk mencapai kemakmuran. Untuk mencapai kemakmuran tersebut, diperlukan keberadaan alat pemuas kebutuhan. Kebutuhan manusia dapat dikelompokkan berdasarkan jenis dan faktor-faktor yang mempengaruhinya.

Jenis-Jenis Kebutuhan

    Jenis kebutuhan dapat dibedakan berdasarkan tingkat intensitasnya, subjek yang membutuhkan, waktu pemenuhan kebutuhan, dan sifat pemenuhan kebutuhan.

Jenis Kebutuhan Berdasarkan Tingkat Intensitas

   Berdasarkan tingkat intensitas atau keharusan pemenuhan kebutuhan, kebutuhan dibedakan menjadi kebutuhan primer, kebutuhan sekunder, dan kebutuhan tersier.
1) Kebutuhan Primer
    Kebutuhan primer adalah kebutuhan manusia yang harus dipenuhi untuk melangsungkan hidupnya. Agar dapat hidup layak, manusia harus makan, berpakaian, dan mempunyai tempat tinggal. Kebutuhan primer sering disebut sebagai kebutuhan alamiah atau kebutuhan utama.
2) Kebutuhan Sekunder
   Kebutuhan sekunder atau kebutuhan pelengkap adalah kebutuhan yang dipenuhi setelah kebutuhan primer. Contohnya, manusia perlu melengkapi diri dengan sepatu, tas, dan peralatan untuk bekerja.
3) Kebutuhan Tersier
   Kebutuhan tersier adalah kebutuhan yang bersifat mewah. Umumnya tujuan pemenuhan kebutuhan ini adalah untuk menaikkan status sosial. Kebutuhan mewah dipenuhi setelah kebutuhan primer dan sekunder telah terpenuhi. Sebagai contoh, penggunaan mobil mewah bukan lagi bertujuan sebagai sarana transportasi, tetapi untuk menunjukkan status sosial. Penggunaan perhiasan mahal atau tingkat di apartemen mewah juga dapat menaikkan status sosial pengguna.

Jenis Kebutuhan Berdasarkan Subjek yang Membutuhkan

    Subjek pengguna alat pemenuhan kebutuhan dapat dibedakan atau individu dan masyarakat umum. Oleh karena itu, jenis kebutuhan menurut subjek dibedakan menjadi kebutuhan individu dan kebutuhan umum.
1) Kebutuhan Individu
    Kebutuhan individu adalah kebutuhan yang berhubungan dengan berbagai individu yang berbeda. Sebagai contoh, seorang petani membutuhkan cangkul, benih, traktor, dan alat pertanian lainnya. Di lain pihak, guru membutuhkan alat peraga, buku referensi, modal, dan perangkat mengajar lainnya.
2) Kebutuhan Umum
    Kebutuhan umum adalah kebutuhan yang berhubungan dengan masyarakat atau disebut juga kebutuhan sosial. Contoh kebutuhan umum adalah jalan raya, jembatan penyeberangan, taman kota, air bersih, jaringan listrik, dan fasilitas umum lainnya.
c. Jenis Kebutuhan berdasarkan waktu
   Berdasarkan waktu pemenuhannya, kebutuhan dibedakan atas kebutuhan sekarang dan kebutuhan masa mendatang.
1) Kebutuhan sekarang atau kebutuhan saat ini adalah kebutuhan yang tidak dapat ditunda pemenuhannya dan harus dilakukan saat ini. Sebagai contoh, orang yang lapar harus segera makan dan orang yang sakit harus segera berobat atau dirawat di rumah sakit.
2) Kebutuhan masa mendatang atau kebutuhan masa depan adalah kebutuhan yang dirancang atau direncanakan untuk terpenuhi di masa depan. Sebagai contoh, orang tua menabung atau mengikuti asuransi pendidikan untuk mempersiapkan biaya kuliah anaknya.