Klasifikasi jenis tanaman dikotil

Klasifikasi jenis tanaman dikotil

Sebagian besar sayuran dan buah-buahan yang kita makan berasal dari tanaman dikotil. Batangnya adalah kayu keras dan digunakan sebagai bahan bangunan. Dan hampir semua tanaman yang dilindungi adalah tanaman dikotil. Zicochil adalah tanaman yang paling berlimpah dan memiliki beberapa jenis tanaman dikotil.

1. Jarak
Contoh-contoh tanaman Euphorbia dicotyledonous adalah tanaman jarak jauh, ubi jalar dan sejenisnya.

2. Jambu biji atau Myrtaceae
Kita juga bisa mengonsumsi berbagai buah jambu biji, buah yang bisa dijadikan obat. Selain jambu biji, tanaman Betelaceae adalah Pohon Bay, yang daunnya digunakan sebagai perasa makanan, janbrans dan lainnya yang dapat digunakan baik dalam makanan dan obat-obatan.

Terong atau departemen solanaceous
Banyak pekebun terong berguna bagi kita, kentang dari beberapa negara digunakan sebagai makanan pokok. Cirri berbentuk bintang, berbentuk terompet atau berbentuk corong. Contoh dari kelompok tanaman dikotil ini termasuk terong, tomat, kentang dan kecubung.

4. Legum atau legum
Contoh dari kelompok tanaman dikotil ini termasuk kacang dan pisang.

5. Komposit atau Asteraceae
Contoh tanaman Asteraceae adalah bunga matahari.

6. Asteraceae atau kelompok copo.
Contoh rubiaceae adalah berbagai jenis kopi, bunga Nusa yang indah, piring kaca dan sejenisnya.

7. Malvaceae atau kapas-kapasan
Banyak anggota suku ini merupakan tanaman penting yang dibudidayakan, seperti berbagai jenis kapas yang menghasilkan pakaian. Tanaman ini dalam bentuk terna atau semak, dan memiliki bunga besar yang hidup dengan tepi rata atau memotong, tulang daun berjalan. Misalnya, kapas, wal, kembang sepatu, pakis dan sebagainya.

8. Rutaceae atau oranye
Tipe ini biasanya berbentuk seperti jeruk atau keluarga.

Kaktus kaktus atau keluarga kaktus
Tanaman gurun, awalnya tanaman dari hutan belantara Amerika Selatan, telah menjadi tanaman modern. Buah-buahan baik untuk dimakan dan juga berguna untuk menurunkan gula darah, menurunkan kolesterol, dan mencegah kanker usus besar. Buah ini juga disebut buah naga. Bentuk batang buah ini beragam, berdaging kaya, berair atau sekuler. Daun diinduksi ke bulu dan rambut. Bunganya relatif besar. Selain buah naga, berbagai jenis kaktus disimpan sebagai tanaman hias.

10. cemara api atau causarinaceae
Umumnya batangnya berkayu dan ranting-ranting muda berwarna hijau. Daunnya menyusut seperti selaput kecil yang terstruktur. Semua tanaman termasuk suku ini dikenal sebagai cemara, yang merupakan tanaman hias.

11. Kinmassillahan atau Pinaceae
Hampir semua tanaman ini tumbuh di daerah tropis. Bentuknya berkayu, berkayu dan sering menempel pada inangnya dengan perekat akrilik. Misalnya merica dan sirih.

12. Petai atau Mimosa
Tumbuhan ini berupa semak atau semak, batang berduru, daun majemuk bersayap ganda, daun majemuk dan legum hancur. Misalnya, Pethai, jengkol yang bisa dimakan, sengon, dan kaliandra untuk penanaman.

Mekanisme reproduksi tanaman E. dicotyl

Botani
Nutrisi dibagi menjadi dua: alami dan buatan. Secara alami, pengembangbiakan tanaman yang belum menikah tanpa bantuan tangan manusia untuk pemupukan dan anakan baru. Perbanyakan vegetatif buatan dapat dilakukan dengan merunduk, mengetuk, menghubungkan dan mencangkok. Transplantasi dilakukan dengan memindahkan sebagian kulit ke dalam tanaman dikotil dan menggulungnya di atas cabang menjadi cincin. Luka kemudian ditutup dengan tanah dan media lainnya dan diikat dan dibiarkan sampai akarnya tumbuh.

Generatif

Alat pembiakan angiosperma adalah bunga. Bunga didasarkan pada perhiasan bunga dan alat kelamin bunga.
Perhiasan bunga termasuk kelopak dan mahkota.
Vas bunga (alat pengembangbiakan)

Bagian dalam lingkaran perhiasan bunga adalah genitalia bunga. Bagian dari alat kelamin bunga terdiri dari putik sebagai reproduksi jantan dan putik sebagai alat reproduksi wanita. Benang sari ada di lingkaran di luar putik.

Gamet betina dibentuk menjadi ovula dengan sel induk spora diploid yang besar. Sel-sel ini membelah dengan meiosis dan dari satu sel induk ke jaringan-jaringan dalam institusi untuk membentuk empat sel haploid. Tiga sel berkurang, dan hanya satu yang berkembang menghilang. Selain itu, sel-sel ini membagi mitosis tiga kali dan membentuk delapan sel. Dari delapan sel ini, tiga sel bergerak berlawanan arah dengan mikropil, dua sel lainnya menjadi kandung kemih tembaga sekunder, dan tiga sel terakhir mendekati mikropil. Dari tiga sel terakhir, dua menjadi penggemar sinergis dan satu sel menjadi sel telur dan siap dibuahi. Putik matang biasanya mengeluarkan cairan lengket dari ujung ketika tepung sari melekat. Berikut ini adalah proses pembentukan gamet betina.

Sumber : https://materibelajar.co.id/