Kunjungi Pabrik Advan di Semarang, Menkominfo Apresiasi Smartphone Lokal

Kunjungi Pabrik Advan di Semarang, Menkominfo Apresiasi Smartphone Lokal

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara datang ke pabrik Advan di Semarang, Senin (28/5/2018). Dalam kunjungan keduanya ini, Menkominfo berkeliling pabrik dan mengecek proses pembuatan smartphone dan tablet Advan.

Ia menyoroti kekuatan Advan sebagai vendor smartphone lokal yang bisa mengetahui keperluan penduduk Indonesia pada gadget dan bisa berkompetisi dengan vendor luar negeri.

“Advan bagaimana pun boleh kami sebut sebagai produsen yang sangat melokal. Tahun 2017 bisa peringkat nomor tiga terbaik, secara keseluruhan masih nomor satu (di antara vendor lokal), semoga tahun depan bisa menjaga peringkat itu,” ujar Rudiantara.

Ditemani pihak Advan dan perwakilan driver transportasi online, Rudiantara berkeliling pabrik Advan dan lihat langsung proses pembuatan product Advan.

Rudiantara meminta Advan dan vendor lokal bisa mengeluarkan smartphone 4G tidak mahal supaya bisa menopang sektor digital lainnya, layaknya transportasi online yang bergantung pada smartphone. Hal ini cocok dengan obyek pemerintah supaya smartphone 4G bisa di bawah Rp 1 juta.

Menkominfo terhitung memuji Advan yang memudahkan para karyawannya untuk mempunyai smartphone 4G. “Di sini saya apresiasi terhitung dikarenakan karyawan diberikan harga khusus (untuk membeli ponsel 4G),” ujar Rudiantara.

Ia menilai langkah ini sebagai awal yang baik untuk membangun kecintaan dan kesadaran penduduk pada produksi lokal karya anak bangsa.

Lebih Dekat Dengan Pabrik Advan
Pabrik Advan yang berada di Semarang mempunyai luas 15.000 mtr. persegi dan bisa produksi hingga 30 ribu unit per harinya untuk smartphone dan tablet. Ada 1.000 tenaga kerja di dalam 16 lini produksi yang bekerja di pabrik ini.

“Di sini yang bisa manfaat dengan keberadaan pabrik adalah efek pada kontribusi nyata pada pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya di Jawa Tengah. Kami terhitung menyerap tenaga kerja,” ujar Marketing Director Advan, Tjandra Lianto yang tururt menemani Menkominfo di dalam kunjungan ke pabrik Advan.

“Advan itu adalah product kebanggaan Indonesia yang didirikan di Indonesia, oleh Indonesia, dan lebih dari satu besar karyawannya orang Indonesia, dan untuk Indonesia,” jadi Tjandra. “Dan terhitung kami buktikan bahwa Indonesia bisa menyebabkan product yang mirip dengan product lainnya,”tambahnya.

Pabrik Advan di Semarang mempunyai tiga ruangan utama, yaitu dua area utama produksi dan satu area penyimpanan suku cadang. Di area utama produksi, terdapat delapan line yang bertugas untuk pekerjaan perakitan, pengetesan hingga pengemasan produk.

Pada tahapan quality control, tim R&D Advan jalankan pengujuan product secara komprehensif yang meliputi pengujian layar, burning room, tes jatuh, dan uji energi tahan product lewat temp & humid test machine.

Tjandra terhitung menyebutkan dari faktor Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), smartphone Advan mempunyai komponen lokal tertinggi yang capai 32,5 persen. Angka TKDN ini dibantu oleh pemanfaatan Indonesian Operating System (IDOS) pada product Advan.

Advan merencanakan akan memperluas pabriknya tersebut hingga tiga hektar ulang di dalam kala dekat. Menurut Tjandra, nilai investasi yang ditanamkan tidak cukup lebih capai Rp 1 trilun yang berasal dari anggaran independen perusahaan.

Selengkapnya : https://www.hargaponsel.net/