Langkah Aman Berbelanja di Pasar Tradisional Selama Pandemi COVID-19

Hingga ketika ini pasar tradisional menjadi di antara objek yang tidak ditutup, mengingat kegunaannya sebagai penyedia bahan makanan segar baik untuk kebutuhan lokasi tinggal tangga ataupun restoran atau layanan penyedia makanan lainnya.

Saya sendiri masih rutin melakukan pembelian barang ke pasar tradisional sekitar pandemi ini dengan frekuensi tidak cukup lebih satu minggu sekali untuk melakukan pembelian sayur, buah, dan daging. Pasar tradisional menjadi opsi saya sebab lokasinya yang paling dekat dengan lokasi tinggal saya, juga stok barangnya menurut keterangan dari pendapat saya lebih pelbagai dibandingkan di supermarket.

Sebagaimana anda ketahui, pasar tradisional ialah salah satu lokasi berkumpulnya tidak sedikit orang. Oleh sebab itu, saya dan anda butuh menerapkan sejumlah hal supaya tetap aman dalam melakukan pembelian barang di pasar tradisional sekitar pandemi COVID-19 ini.

1. Tulis dahulu seluruh barang yang bakal dibeli sebelum pergi ke pasar
Prinsip yang tidak jarang kali saya lakukan dalam melakukan pembelian barang kebutuhan di luar lokasi tinggal selama masa pandemi ini ialah memanfaatkan masa-masa dengan seefisien mungkin. Hal ini untuk meminimalisir waktu anda terpapar dengan lingkungan dan orang-orang lain.

Oleh karena itu, buatlah dahulu susunan barang-barang keperluan yang bakal dibeli sebelum pergi ke pasar. Patuhlah pada susunan tersebut, dan hindari melemparkan waktu dengan window shopping. Belanja secepat mungkin supaya segera bisa kembali ke rumah.

Frekuensi pergi ke pasar juga usahakan tidak terlampau sering, lumayan seminggu sekali saja. Pilihlah sayur-sayuran yang dapat ditabung lama supaya tidak terlalu tidak jarang pergi ke pasar guna berbelanja.

2. Selalu membasuh tangan dengan air dan sabun, atau bawa hand sanitizer
Prinsip hand hygiene mesti tetap dipertahankan ya Gengs pada saat melakukan pembelian barang ke pasar tradisional. Jika di pasar tidak tersedia kemudahan mencuci tangan, tidak jarang kali bawa hand sanitizer dan cucilah tangan sesering barangkali setelah memegang sesuatu. Lebih baik lagi andai Kamu meminimalisir frekuensi memegang barang-barang. Dan tidak boleh lupa, hindari menyentuh wajah andai Kamu belum yakin bahwa tangan telah bersih.

3. Bawa kantong melakukan pembelian barang sendiri dari rumah
Membawa kantong melakukan pembelian barang sendiri di samping untuk meminimalisir pemakaian plastik pembungkus pun membuat kita meminimalisir paparan dengan media pembungkus tersebut.

4. Menjaga jarak aman dalam berkomunikasi dengan penjual
Physical distancing tetap mesti diterapkan ya Gengs sekitar berbelanja. Pastikan jarak aman satu meter dengan penjual.

5. Gunakan masker
Sesuai himbauan terkini dari WHO dan pun Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, seluruh orang ketika ini mesti memakai masker. Demikian pula ketika ke pasar, pakai masker untuk menangkal penularan virus penyebab COVID-19.

6. Siapkan duit pas supaya tidak menerima kembalian
Beberapa pedangang di pasar tradisional sudah dapat menerima pembayaran secara non tunai, namun banyak sekali masih memakai uang tunai. Jika memungkinkan, siapkan duit dalam pecahan kecil supaya dapat membayar melakukan pembelian barang menggunakan duit pas. Dengan demikian, kita meminimalisir kontak dengan duit kembalian yang diserahkan oleh penjual. Dan tidak boleh lupa, tidak jarang kali cuci tangan setelahnya.

7. Segera mandi dan berganti pakaian ketika sampai rumah
Setelah kembali dari pasar, saya tidak jarang kali berganti pakaian dan mandi menyeluruh dengan membasuh rambut dan bahkan menggosok gigi. Pakaian yang dipakai ke pasar juga langsung dibersihkan menggunakan detergen.

Adapun guna barang-barang yang dibeli di pasar, tidak jarang kali saya cuci atau bersihkan dahulu di teras rumah. Sehingga semuanya telah dalam suasana bersih saat masuk ke dalam rumah, tinggal ditabung di kulkas atau lokasi penyimpanan lainnya.

Baca Juga :