Manfaat Mengenalkan Puasa Kepada Anak

Manfaat Mengenalkan Puasa Kepada Anak

Ayah dan Bunda yang berbahagia, selamat menjalankan ibadah puasa untuk yang menjalankannya. Saat bulan Ramadan tiba, waktunya kita memperkenalkan ibadah puasa untuk anak. Berpuasa di bulan Ramadan memang belum diharuskan untuk anak-anak. Namun, dengan memperkenalkan berpuasa, anak dapat mendapatkan guna lain yang sangat bermanfaat untuknya kelak. Salah satu manfaat untuk anak ialah dapat belajar berkomitmen.

Saat berpuasa, anak belajar berniat sungguh-sungguh, berjanji, dan berjuang keras mewujudkan sesuatu yang diinginkannya. Tentunya orang tua mesti tambahan sabar, tidak boleh mengharapkan anak dapat langsung berpuasa secara sarat dan sempurna karena dapat membuat anak menjadi tertekan. Berlatih berpuasa pun harus dilaksanakan secara bertahap dengan mengenali betul keterampilan anak.

Setelah anak menunjukkan keterampilan menahan lapar dan haus secara konsisten, orang tua bisa memintanya guna memperpanjang masa-masa berpuasa. Misalnya, tahun ini puasa hingga jam 10 pagi, tahun berikutnya tingkatkan hingga jam 12 siang, dan seterusnya. Jangan lupa guna meyakinkan dan memotivasi anak bahwa ia kuat menyangga lapar dan haus hingga waktu yang ditentukan.

Dampingi dan tunjukkan bahwa puasa tersebut menyenangkan. Dengan begitu anak bakal semakin termotivasi guna tetap berpuasa. Cara lain guna mengajarkan dan mengajar anak berkomitmen merupakan:

Membuat jadwal pekerjaan harian. Ikutilah jadwal itu secara konsisten, sampai-sampai anak bisa belajar berkomitmen terhadap rutinitas yang sudah direncanakan.

Orang tua mesti memberikan contoh dengan mengindikasikan sikap tidak gampang menyerah dan berjuang mencapai destinasi meskipun menghadapi kesulitan. Di samping itu, orang tua mesti tidak jarang kali menepati janji yang telah dibacakan kepada anak.

Memotivasi anak secara langsung guna terus memegang komitmennya dengan baik. Misalnya, ketika anak hendak membatalkan puasanya tidak boleh langsung memperbolehkan anak guna berbuka puasa, namun beri motivasi untuk anak untuk menyangga puasanya.

Berikan peluang pada anak guna berlatih menjalankan komitmennya. Misalnya, menyerahkan tanggung jawab simpel seperti merapikan mainannya sendiri atau menempatkan piring pada tempatnya sesudah digunakan.

Hal ini urgen diajarkan dan diajar sejak dini. Komitmen dalam kehidupan keseharian dapat menolong anak menjangkau tujuan dan cita-citanya. Jika komitmen baru diajarkan saat anak umur remaja, maka anak akan memerlukan usaha yang lebih banyak untuk mengolah kebiasaannya. Semoga bermanfaat.

Sumber : http://www.rss.geodles.com/fwd.php?url=https://www.pelajaran.co.id