Pembangunan RSD Barat Sidoarjo Akan Segera Terealisasi

Pembangunan RSD Barat Sidoarjo Akan Segera Terealisasi?

Pembangunan RSD Barat Sidoarjo Akan Segera Terealisasi?

Pembangunan RSD Barat Sidoarjo Akan Segera Terealisasi

Pembangunan RSD Barat Sidoarjo Akan Segera Terealisasi

Rencana pembangunan rumah sakit wilayah barat oleh Pemkab Sidoarjo masih terus menjadi perbincangan hangat masyarakat

maupun elemen kelompok yang ada di Sidoarjo.

Semua masyarakat setuju atas rencana pembangunan rumah sakit di kawasan Tambak Kemerakan Kecamatan Krian untuk memenuhi hak pelayanan kesehatan masyarakat Sidoarjo di kawasan barat tersebut.

Yang belum ada kesepakatan soal anggaran pembangunan. Pemkab Sidoarjo dalam hal ini eksekutif menginginkan anggaran Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU). Sedangkan legislatif atau DPRD Sidoarjo lebih baik diambilkan dari APBD Sidoarjo.

Penggunaan anggaran itulah yang diperbincangkan secara ramai dalam diskusi di RS Podojoyo Sidoarjo

yang di hadiri Ketua DPRD Sidoarjo H. Sullamul Hadi Nurmawan, Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Ari Suryono beserta tokoh kepemudaan, LSM dan mahasiswa yang hadir di forum.

Dua narasumber, H. Sullamul Hadi Nurmawan (Ketua DPRD Sidoarjo) mewakili pihak yang menolak pembangunan RSD dengan skema KPBU dan Ari Suryono (DPMPTSP) Sidoarjo sebagai pihak yang mewakili Pemerintah Sidoarjo yang merencanakan pembangunan RSD dengan skema KPBU.

Dalam presentasinya Ari Suryono menjelaskan, dengan sistem pembiayaan KPBU, Sidoarjo kedepan akan diuntungkan. Pembangunan dengan model KPBU ini tawaran bagus dari Menteri Keuangan. Ini kesempatan bagus Sidoarjo. Sementara hal serupa di nanti oleh daerah-daerah lain.

“Sistem KPBU, pembangunan dan kebutuhannya sudah terukur, garansi dan semua kebutuhan lainnya sudah terjamin hingga 10 tahun kedepan.

Saya khawatir jika kesempatan bagus ini tidak diambil, akan tidak ada lagi tawaran model bantuan pembangunan infrastruktur dari pusat yang menguntungkan datang ke Sidoarjo,” kata Ari Rabu (24/7/2019) malam.

H. Sullamul Hadi Nurmawan menandaskan, sesuai dengan kenyataan yang ada, mayoritas fraksi di dewan menolak pembangunan skema KPBU karena APBD dinilai masih mampu membiayai. Sebelum tahun anggaran 2018, dewan mensetujui pembangunan rumah sakit wilayah barat dengan dibiayai APBD, tapi itu tidak terlaksana.

 

Baca Juga :