Penentuan Tetapan Kalorimeter

Penentuan Tetapan Kalorimeter

Percobaan ini dilakukan untuk menentukan tetapan kalorimeter. Penentuan tetapan kalorimeter dilakukan karena kalorimeter dapat menerima panas sehingga harus dikalibrasi menggunakan tetapan kalorimeter. Dengan menggunakan tetapan kalorimeter ini dapat diukur besarnya kalor yang diserap oleh kalorimeter  sehingga perubahan kalor dalam reaksi dapat diukur secara keseluruhan.

Percobaan ini dilakukan dengan mencampurkan air dingin dengan air panas kedalam kalorimeter  adalah alat yang akan mengukur kalor yang dihasilkan atau diserap reaksi (Syukri,1999:85). Larutan kemudian diaduk dan dicatat suhunya hingga konstan. Suhu konstan air dingin yang diperoleh adalah 30oC dan pada campuran air dingin dan air panas adalah 40 oC. Adapun suhu air panas yang digunakan adalah 48 oC suhu campuran tersebut sesuai dengan asas Black yaitu dua benda yang suhunya berbeda dan dicampur, maka benda yang lebih panas melepas kalor kepada benda yang lebih dingin sampai suhu keduanya sama sehingga jika energy dari reaksi kimia eksotermal diserap air, perubahan suhu dalam air akan mengukur jumlah panas yang ditambahkan.

Fungsi pengadukan secara terus menerus adalah agar penyebaran  kalor dapat merata pada kalorimeter. Pemanasan H2O berfungsi untuk membandingkan suhu air panas dan suhu air dingin didalam kalorimeter. Adapun nilai tetapan kalorimeter (K) yang diperoleh -42 J/K. Nilai minus pada tetapan kalorimeter tidak sesuai dengan teori yang menyebabkan nilai kalor yang diterima air dingin (2100 J) lebih besar dibandingkan dengan nilai kalor yang diterima (1680 J). Dalam hal ini terjadi reaksi eksoterm dimana kandungan panas dalam system menurut sehingga system melepaskan kalor ke lingkungan.

  1. Penentuan kalor pelarutan intergral CuSO dan CuSO4. 5H2O.

Percobaan ini dilakukan dengan menggunakan Kristal CuSO dan CuSO4. 5H2O yang akan ditentukan kalor peelarutanya. Kristal cuSO4.5H2Oterlebih dahulu digerus karena kristal ini berupa butiran yang cukup besar sehingga untuk memudahkannya larut pada kalorimeter,harus digerus. Semakin kecil ukuran kristal maka luas permukaan bidang sentuhnya akan semakin besar sehingga menjadi mudah terjadi tumbukan dengan air sehingga dapat larut. Serbuk CuSO4.5H2O kemudian dimasukkan kedalam kalorimeter dan diaduk. Suhu larutan dicatat setiap  1 menit. Suhu konstan perlu ditentukan untuk memudahkan dalam perhitungan harga kalor yang diserap atau dilepas karena jika suhunya tidak konstan akan sulit untuk menentukan  suhu mana yang akan digunakan  dalam perhitungan. Fungsi pengadukan adalah agar semua kristal larut dan tidak mengendap.

Sumber :

https://icanhasmotivation.com/xiaomi-mi-a1-dapat-fast-charging-di-android-oreo-beta/