Pengertian Kanker servik

Pengertian Kanker servik

Kanker servik adalah kanker yang terjadi pada servik uterus, suatu daearah pada organ reproduksi wanita yang merupakan pintu masuk ke arah rahim yang terletak di antara rahim (uterus) dengan liang senggama (vagina).

Layaknya semua kanker leher rahim terjadi ditandai dengan adanya pertumbuhan sel-sel pada leher rahim yang tidak lazim (abnormal). Tetapi sebelum sel-sel tersebut menjadi sel-sel kanker, terjadi beberapa perubahan yang dialami oleh sel-sel tersebut. Perubahan sel-sel tersebut biasanya memakan waktu sampai bertahun-tahun sebelum sel-sel tadi berubah menjadi sel-sel kanker selama jeda tersebut, pengobatan yang tepat akan segera dapat menghentikan sel-sel yang abnormal tersebut sebelum berubah menjadi sel kanker.

Faktor Risiko

Ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko terjadinya kanker serviks adalah :

  1. Hubungan Seks pada usia muda atau pernikahan pada usia muda. Semakin muda seorang perempuan melakukan hubungan seks, semakin besar risikonya untuk terkena servik.
  2. Berganti-ganti pasangan seksual.

Perilaku seksual berupa gonta-ganti pasangan seks akan meningkatkan penularan penyakit kelamin. Penyakit yang ditularkan seperti infeksi human papilloma virus (HPV) telah terbukti dapat meningkatkan kanker servik, penis dan vulva.

  1. Merokok

Wanita perokok memiliki risiko 2 kali lebih besar terkena kankere servik dibandingkan dengan wanita yang tidak merokok.

  1. Defisiensi zat gizi

Defisiensi asam folat meningkatkan risiko terjadinya displasia ringan dan sedang serta mungkin juga meningkatkan resiko terjadinya kanker servik pada wanita yang makanannya rendah beta karoten dan retionol ( vitamin A)

  1. Trauma
  2. Kronis pada Servik seperti persalinan, infeksi dan iritasi menahun

2.3.   Tanda-tanda pada fase pra kanker

  1. Keputihan atau keluar cairan encer dari vagina
  2. Pendarahan setelah senggama yang kemudian berlanjut menjadi pendarahan
  3. Timbulnya pendarahan setelah masa menopause
  4. dapat bercampur dengan darah.
  5. Timbul gejala-gejala anemia bila terjadi pendarahan kronis.
  6. Timbul nyeri panggul (velvis) atau diperut bagaian bawah bila ada radang panggul. Pada fase invasif dapat keluar cairan berwarna kekuning-kuningan, berbau dan
  7. Pada stadium lanjut, badan menjadi kurus kering karena kurang gizi, bengkak kaki, timbul iritasi kandung kencing dan poros usus besar bagian bawah (rektum).

2.4.   Etiologi

Penyebab kanker serviks belum jelas diketahui namun ada beberapa faktor resiko dan predisposisi yang menonjol, antara lain :

  1. Umur pertama kali melakukan hubungan seksual
    Penelitian menunjukkan bahwa semakin muda wanita melakukan hubungan seksual semakin besar mendapat kanker serviks. Kawin pada usia 20 tahun dianggap masih terlalu muda
  2. Jumlah kehamilan dan partus
    Kanker serviks terbanyak dijumpai pada wanita yang sering partus. Semakin sering partus semakin besar kemungkinan resiko mendapat karsinoma serviks.
  3. Jumlah perkawinan
    Wanita yang sering melakukan hubungan seksual dan berganti-ganti pasangan mempunyai faktor resiko yang besar terhadap kankers serviks ini.
  4. Infeksi virus
    Infeksi virus herpes simpleks (HSV-2) dan virus papiloma atau virus kondiloma akuminata diduga sebagai factor penyebab kanker serviks
  5. Sosial Ekonomi
    Karsinoma serviks banyak dijumpai pada golongan sosial ekonomi rendah mungkin faktor sosial ekonomi erat kaitannya dengan gizi, imunitas dan kebersihan perseorangan. Pada golongan sosial ekonomi rendah umumnya kuantitas dan kualitas makanan kurang hal ini mempengaruhi imunitas tubuh.
  6. Hygiene dan sirkumsisi
    Diduga adanya pengaruh mudah terjadinya kankers serviks pada wanita yang pasangannya belum disirkumsisi. Hal ini karena pada pria non sirkum hygiene penis tidak terawat sehingga banyak kumpulan-kumpulan smegma.
  7. Merokok dan AKDR (alat kontrasepsi dalam rahim)
    Merokok akan merangsang terbentuknya sel kanker, sedangkan pemakaian AKDR akan berpengaruh terhadap serviks yaitu bermula dari adanya erosi diserviks yang kemudian menjadi infeksi yang berupa radang yang terus menerus, hal ini dapat sebagai pencetus terbentuknya kanker serviks.

Sumber: https://newsinfilm.com/