Penyampaian Informasi

Penyampaian Informasi

Unsur terakhir dalam sistem warehousing adalah sistem penyampaian informasi, yang mendapat data dari tempat penyimpanan data, mengubahnya menjadi informasi, dan menjadikan informasi tersebut tersedia bagi pengguna.

OLAP(on-line analytical processing)

Pembuatan laporan, paket query basis data, dan model-model matematis semuanya dapat digunakan. Selain itu, terdapat pula satu jenis peranti lunak yang secara khusus telah dikembangkan untuk data warehouse . peranti lunak tersebut yaitu OLAP, yang merupakan singkatan dari on-line analytical processing. OLAP memungkinkan pengguna berkomunikasi dengan data warehouse melalui GUI ataupun antarmuka WEB dan dengan cepat memperoleh informasi dalam berbagai jenis format termasuk grafik. Terdapat dua pendekatan untuk OLAP : ROLAP dan MOLAP. ROLAP(relational on-line analytical processing) menggunakan suatu sistem manajemen basis data relasional standar. MOLAP(multidimensional on-line analytical processing) menggunakan suatu sistem manajemen basis data khusus multidimensional.

  1. Data Mining

Data mining adalah proses menemukan hubungan dalam data yang tidak diketahui pengguna. Data minning membantu pengguna dengan menemukan hubungannya dan menyajikannya dengan cara yang dapat dipahami sehingga hubungan tersebut menjadi dasar dalam pengambulan keputusan. Terdapat dua cara dasar dalam melakukan data minning yaitu verifikasi hipotesis (hypotesis verification) dan penemuan pengetahuan (knowledge discovery).

Verifikasi Hipotesis (Hypothesis Verification)

Dimulai dengan hipotesis pengguna mengenai bagaimana data saling terhubung.

  1. Proses pengambilan akan dipandu sepenuhnya oleh pengguna
  2. Informasi yang terpilih tidak akan dapat lebih baik dari pemahaman pengguna akan data.
  3. Cara tradisional untuk melakukan query atas suatu database.

            Kelemahan pendekatan ini adalah bahwa proses pengambilan akan sepenuhnya dipandu oleh pengguna. Informasi yang terpilih tidak akan dapat lebih baik dari pemahaman akan pengguna akan data.

Penemuan Pengetahuan (Knowledge discovery)

Sistem data warehouse menganalisa tempat penyimpanan data warehouse, mencari kelompok-kelompok dengan karakteristik yang sama. Kontribusi penemuan pengetahuan adalahbahwa ia memberikan sistem data warehousing kemampuan menganalisa data yang melebihi kemampuan pengguna itu sendiri. Piranti lunak akan mengidentifikasi data-data yang tidak diketahui oleh pengguna. Kemampuan seperti ini diperoleh dengan menggunakan kecerdasan buatan.

Menempatkan data Warehousing dalam Prespektif

Kebutuhan akan data warehousing selalu ada sejak dulu, namun teknologi informasi yang dibutuhkan untuk mendukungnya baru tersedia dan terjangkau belakangan ini. Ketika teknologi mampu mengejar permintaan, beberapa pencapaian yang dramatis telah berhasil dilakukan. Dengan kemampuan untuk menyimpan sejumlah data yang praktis tak terbatas dan mengambilnya dengan cepattelah membuka gerbang-gerbang pemrosesan data yang baru.

Sumber: https://multiply.co.id/