Pilihan Obat Penderita ambeien

Anda yang menderita wasir atau wasir akan mengalami rasa sakit dan kesulitan saat buang air besar (sembelit). Saya sangat sakit, hanya duduk tampak sangat menyiksa. Tapi kamu tidak perlu khawatir. Kondisi ini umumnya tidak berbahaya dan dapat diobati dengan perawatan yang tepat. Jika Anda telah mencoba berbagai obat untuk wasir alami tetapi rasa sakitnya belum mereda, mungkin sudah waktunya untuk mencoba berbagai obat wasir di bawah ini.

Obat yang ampuh untuk mengurangi rasa sakit pada wasir

Obat wasir terdiri dari dua jenis, yaitu obat bebas dan obat yang memerlukan resep dokter. Pada dasarnya, pemberian obat untuk wasir tergantung pada luas, lokasi dan tingkat keparahan gejala wasir yang dirasakan. Jadi, Anda harus terlebih dahulu bertanya kepada apoteker atau dokter Anda tentang jenis obat wasir yang tepat untuk Anda.

Memilih obat wasir yang efektif untuk mengatasi pembengkakan dan rasa sakit pada wasir meliputi:

1. obat penghilang rasa sakit
overdosis costicosteroid
Beberapa obat penghilang rasa sakit, seperti parasetamol dan ibuprofen, dapat diandalkan untuk menghilangkan rasa sakit karena wasir. Kedua jenis obat penghilang rasa sakit untuk wasir tidak memerlukan resep dokter alias dijual bebas di apotek.

Namun, jika terjadi pendarahan anal berlebihan, pertama-tama perlu untuk menghindari penggunaan ibuprofen dan NSAID lainnya. Alih-alih menghilangkan rasa sakit, obat golongan NSAID justru dapat memperparah perdarahan dan membuat Anda semakin tidak nyaman.

Perhatikan juga bahwa pereda nyeri ini hanya dapat dikonsumsi selama beberapa hari. Sebab, salah satu efek sampingnya bisa membuat kulit di sekitar anus dan punggung sedikit hangat dan sensitif. Karena itu, pastikan Anda mematuhi aturan minum dan dosis obat yang diberikan.

2. Krim kortikosteroid
salep ketoconazole
Jika rasa sakit akibat wasir menjadi lebih meradang dan menyebar ke punggung Anda, segera konsultasikan dengan dokter. Dokter biasanya meresepkan krim kortikosteroid yang mengandung steroid, hormon yang dapat menekan reaksi kekebalan dan mempersempit jaringan hemoroid, juga dikenal sebagai wasir.

Obat wasir ini harus diresepkan oleh dokter dan hanya boleh digunakan selama seminggu. Efeknya sama, penggunaan krim kortikosteroid yang terlalu lama bisa membuat kulit di sekitar anus lebih tipis dan memperparah iritasi.

Sebelum menggunakan krim ini, pastikan untuk membersihkan area anal dengan lembut menggunakan tisu bayi bebas pewangi. Selanjutnya, cukup oleskan sedikit krim kortikosteroid ke kulit luar anus (tidak di dalam). Jika digunakan secara rutin, metode ini dapat membantu meredakan gatal dan memperlancar buang air besar.

3. Pencahar (pencahar)
pencahar selama kehamilan
Usaha yang sulit akibat sembelit (konstipasi) dapat membuat wasir lebih menyakitkan. Sebagai solusi untuk efek wasir ini, tanyakan kepada dokter Anda obat pencahar untuk meringankan gejala. Pencahar atau pencahar bekerja secara efektif dengan meluncurkan gerakan usus dan mempercepat pengosongan usus. Dengan cara ini, tekanan pada anus dapat dikurangi dan mencegah kekambuhan wasir.

Selain pencahar, mengonsumsi suplemen serat juga menawarkan manfaat yang sama, yang membantu melunakkan feses dan mengurangi tekanan regangan selama buang air besar. Misalnya psyllium (Metamucil) atau metilselulosa (Citrucel).

Jika gejala wasir tidak berkurang atau memburuk setelah penggunaan obat wasir, segera berkonsultasi dengan dokter. Selain menyediakan obat untuk menghilangkan rasa sakit, dokter Anda mungkin menyarankan Anda menjalani prosedur bedah untuk sepenuhnya menyembuhkan wasir.

Baca juga: