Ruang Lingkup Landasan Pendidikan

Ruang Lingkup Landasan Pendidikan

Ruang Lingkup Landasan Pendidikan

Ruang Lingkup Landasan Pendidikan

Adapun ruang lingkup landasan pendidikan yaitu sebagai berikut :


  • Landasan Filosofis Pendidikan

Dalam kaitannya dengan landasan filosofis pendidikan, merupakan titik permulaan dalam proses pendidikan dan menjadi titik tolak akan arah dan tujuan dalam pendidikan, terutama ketika menentukan aspek tujuan-tujuan dalam pendidikan.Dalam landasan pendidikan, filsafat memberikan konsep dasar yang dibutuhkan sebagai prakarsa, baik bagi masyarakat maupun pemerintah dalam membentuk formulasi dan orientasi pendidikan. Formulasi yang mengandung nilai-nilai pendidikan selanjutnya diaplikasikan dalam suatu realita, agar proses pendidikan terealisir. Salah satu aspeknya dengan pengembangan afeksi, yang menekankan pada perilaku peserta didik sehari-hari.


  • Landasan Sosiologis

Sosiologi adalah ilmu yang mempelajari hubungan antara manusia dalam kelompok-kelompok dan struktur sosialnya. Artinya bahwa mempelajari bagaimana manusia berhubungan satu dengan yang lainnya dalam kelompoknya dan bagaimana susunan unit-unit masyarakat atau sosial di suatu wilayah serta kaitannya dengan yang lainnya.


Jadi, sosiologi pendidikan adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari tentang hubungan dan interaksi manusia, baik individu maupun kelompok (masyarakat) dengan persekolahan (pendidikan) dan begitu pun sebaliknya, hubungan antara persekolahan (pendidikan) dengan manusia, sehingga terjalin kerja sama yang sinergi dan berkesinambungan antara manusia dengan pendidikan.


  • Landasan Kultural

Landasan pendidikan kutural ini berangkat dari asumsi yang mengatakan bahwa ada keterkaitan antara kebudayaan dengan pendidikan.kebudayaan sebagaimana halnya sistem sosial yang berlaku dimasyarakat,merupakan sebuah kondisi yang esensial untuk perkembangan dan kehidupan masyarakat.


Kebudayaan dengan pendidikan memiliki keterkaitan karena kebudayaan menjadi sebuah kondisi belajar, kebudayaan memiliki daya dorong yang kuat, serta memberikan rangsangan tertentu.


  • Landasan Psikologis

Psikologis merupakan ilmu jiwa, yakni ilmu yang mempelajari tentang jiwa manusia. Jiwa atau psikis dapat dikatakan inti dan kendali kehidupan manusia, yang selalu  berada dan melekat pada manusia itu sendiri.


Landasan psikologis pendidikan harus mempertimbangkan aspek psikologis peserta didik, peserta didik harus dipandang sebagai subjek pendidikan yang akan berkembang sesuai engan tingkatan pertumbuhan dan perkembangan mereka. Pendidikan harus akomodatif terhadap tingkat perkembangan dan pertumbuhan mereka. Sebagaimana Al- Ghazali, Al- Zarnuji menyarankan agar guru mengetahui tabiat anak didik dari sisi kejiwaannya.


Aspek kejiwaan anak didik harus dikuasai untuk membantu memilih metode dan teknik pembelajaran yang tepat, baik ketika mengajar, membina mental, dan memberikan petunjuk. Disini, bisa dikatakan bahwa ketidakmampuan guru dalam memahami aspek psikologis anak didik akan berakibat fatal dalam pembelajaran.


  • Landasan Ilmiah dan Teknologis

Kebutuhan pendidikan yang mendesak cenderung memaksa tenaga pendidik untuk mengadopsinya teknologi dari berbagai bidang teknologi ke  dalam penyelenggaraan pendidikan. Pendidikan yang berkaitan erat dengan proses penyaluran pengetahuan haruslah mendapat perhatian yang proporsional dalam bahan ajaran, dengan demikian pendidikan bukan hanya berperan dalam pewarisan IPTEK tetapi juga ikut menyiapkan manusia yang sadar IPTEK dan calon pakar IPTEK itu. Selanjutnya pendidikan akan dapat mewujudkan fungsinya dalam pelestarian dan pengembangan iptek tersebut.


Sumber: https://www.fmedia.co.id/the-great-ottomans-apk/